APD Wajib di Tambang dan Cara Memakainya dengan Benar
Daftar alat pelindung diri (APD) di area tambang: helm, sepatu keselamatan, rompi reflektif, kacamata, pelindung telinga, masker, sarung tangan, dan APD khusus.
Pustaka
Cari topik, atau saring berdasarkan kategori.
Daftar alat pelindung diri (APD) di area tambang: helm, sepatu keselamatan, rompi reflektif, kacamata, pelindung telinga, masker, sarung tangan, dan APD khusus.
Langkah praktis menganalisa kehilangan produksi tambang: memecah loss ke availability, utilisasi, dan produktivitas, lalu menghitung dampaknya dan menentukan prioritas.
Panduan melamar kerja di tambang: posisi yang sering dibuka, dokumen dan sertifikat yang dibutuhkan, tips CV dan wawancara, serta ciri lowongan tambang palsu.
Panduan menyusun daily plan tambang terbuka: dari target bulanan, pembagian per fleet, kebutuhan alat, hingga kontrol realisasi per shift.
Cara menghitung fuel ratio (liter per bcm) dan konsumsi BBM per jam alat berat tambang, serta langkah praktis menekan pemakaian solar.
Hal-hal dasar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di tambang yang wajib dipahami pekerja baru: aturan, bahaya utama, induksi, briefing, dan hak menolak pekerjaan tidak aman.
Kelelahan (fatigue) operator alat berat di tambang: penyebab, tanda-tanda, risiko microsleep, dan langkah pengendalian dari sisi perusahaan dan pekerja.
Peran bulldozer di tambang terbuka: land clearing, dozing, ripping batuan keras, perapian disposal, dan tips menghitung produktivitas dozer.
Cara melakukan identifikasi bahaya dan penilaian risiko (IBPR), matriks risiko kemungkinan dan keparahan, serta hirarki pengendalian dari eliminasi sampai APD, dengan contoh di tambang.
Daftar alat berat yang dipakai di tambang batubara terbuka: alat gali, alat angkut, alat dorong, alat bor, dan alat pendukung, beserta fungsi masing-masing.
Ringkasan jenis perizinan berusaha di sektor pertambangan mineral dan batubara menurut UU Nomor 3 Tahun 2020: IUP, IUPK, IPR, SIPB, izin penugasan, IUJP, dan lainnya.
Arti bcm, lcm, dan ccm di tambang, cara menghitung swell factor dan persen pengembangan, serta konversi volume ke ton dengan densitas material.
Penjelasan lengkap Physical Availability, Use of Availability, Mechanical Availability, dan Effective Utilization beserta rumus dan contoh hitungan dari lapangan.
Perbedaan dump truck on-highway, articulated dump truck (ADT), dan off-highway truck (OHT) di tambang, beserta kelebihan, kekurangan, dan kapan dipakai.
Apa itu P2H (pemeriksaan dan perawatan harian), item yang wajib dicek pada alat berat dan kendaraan tambang, serta cara mengisi P2H yang benar.
Arti parameter kualitas batubara (TM, IM, ash, VM, FC, TS, CV, HGI) dan basis analisa AR, ADB, DB, DAF, serta pengaruhnya pada harga jual.
Perbedaan pemboran coring dan open hole di eksplorasi batubara, fungsi masing-masing, core recovery, logging geofisika, dan tips agar data bor bisa dipercaya.
Dasar manajemen perawatan alat berat tambang: jenis maintenance, periodic service, pengelolaan backlog, serta indikator MTBF dan MTTR.
Perbedaan perusahaan pemilik izin tambang (owner) dan kontraktor jasa pertambangan, model kontrak berbasis tarif per bcm dan per ton, KPI kontrak, serta proses tender.
Penjelasan sumberdaya (tereka, tertunjuk, terukur) dan cadangan (terkira, terbukti) menurut Kode KCMI, faktor pengubah, serta peran Competent Person Indonesia.
Penjelasan sederhana proses pembentukan batubara melalui tahap gambut, lignit, subbituminus, bituminus, hingga antrasit, serta kenapa batubara Indonesia beragam kualitasnya.
Penjelasan sertifikasi Pengawas Operasional Pertama (POP), Madya (POM), dan Utama (POU) di pertambangan: dasar aturan, perbedaan jenjang, syarat umum, dan hubungannya dengan KTT.
Penjelasan sistem roster kerja tambang, pola shift siang dan malam, jenis status penduduk lokal dan non-lokal, serta tips menjaga kesehatan dan keluarga selama roster.
Ketentuan geometri jalan angkut tambang sesuai Kepmen ESDM 1827 K/30/MEM/2018: lebar jalan, kemiringan maksimum, tinggi tanggul pengaman, cross slope, dan contoh perhitungannya.
Urutan kegiatan eksplorasi pertambangan: survei tinjau, prospeksi, eksplorasi umum, eksplorasi rinci, hingga studi kelayakan, beserta metode yang dipakai di setiap tahap.
Urutan kerja tambang batubara terbuka: land clearing, pengupasan topsoil, overburden removal, coal getting, hauling, sampai reklamasi dan revegetasi.
Perbedaan tambang terbuka (open pit, strip mine, quarry) dan tambang bawah tanah dari sisi cara kerja, biaya, keselamatan, dan kapan masing-masing dipilih.
Siapa Kepala Teknik Tambang (KTT), tugas dan tanggung jawabnya dalam keselamatan dan kaidah teknik pertambangan yang baik, serta hubungannya dengan pengawas operasional dan kontraktor.
Panduan stripping ratio (SR) tambang batubara: rumus SR, break even stripping ratio (BESR), contoh hitungan, dan faktor yang memengaruhinya.
Rumus produktivitas excavator dan dump truck, cycle time, jumlah truk yang dibutuhkan, dan match factor, lengkap dengan contoh hitungan.
Belum ada artikel yang cocok.